Demikian dikatakan Prof. Dr. dr. Azrul Azwar, MPH selakuk Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Bupati Sragen H. Untung Wiyono selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Kwartir Cabang 11-14 Sragen dalam upacara peringatan hari pramuka ke – 49 yang dilaksanakan di Halaman Pemda Sragen Sabtu (14/8).
Pendidikan Pramuka menjadi salah satu kegiatan yang digalakkan untuk membangun karakter bangsa guna menjamin menjamin keberhasilan pembangunan masyarakat, bangsa dan negara. Karena pendidikan yang dilakukan dalam kegiatan pramuka dapat menjamin terbentuknya watak, kepribadian dan akhlak kaum muda.
“Dalam empat tahun ini telah dilakukan revitalisasi gerakan pramuka yang merupakan salah satu pilar pendidikan kaum muda.”, ujar Azrul Azwar. Revitalisasi ini dilakukan untuk mengaktifkan kembali gugus depan sebagai ujung
tombak gerakan pramuka. Selain itu juga untuk memantapkan eksistensi gerakan pramuka serta untuk meningkatkan fungsi gerakan pramuka.
Hakekat dari dasar dari pramuka adalah meningkatkan penghayatan dan pengamalan nilai – nilai kepramukaan yakni Satya dan Darma Pramuka oleh seluruh peserta didik sehingga menjadi kader pemimpin bangsa yang tangguh bagi masa depan.
Untuk mempersiapkan generasi muda tersebut diperlukan gerakan pramuka yang solid. Terkait dengan hal tersebut pemilihan tema HUT Gerakan Pramuka ke – 49 “Satu Pramuka untuk Satu Indonesia” sangatlah tepat.
Dengan thema tersebut diharapkan dapat menjaga persatuan dan kesatuan organisasi gerakan pramuka. Selain itu juga dapat meningkatkan motivasi dan bakti kita untuk lebih memajukan gerakan pramuka sebagai satu – satunya wadah pendidikan kepramukaan di Indonesia. Selain itu juga diharapkan dapat memperkuat dan memantapkan gerakan pramuka sebagai sebagai pembentuk karakter kaum muda untuk Indonesia yang lebih baik di masa depan.(dyn)