Headlines News :
Tampilkan postingan dengan label Sragen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sragen. Tampilkan semua postingan

Sate Kuda Penambah Stamina

“Sate Kuda” kedengarannya memang belum begitu lazim. Tapi masakan yang satu ini memang lumayan banyak yang mengonsumsinya. Bahkan keberadaannya kerapkali dikaitkan dengan mitos-mitos makanan penambah stamina. Tak mengherankan bila keberadaannya selalu diburu oleh banyak orang.

Kuda merupakan lambang kekuatan. Jangan heran jika gambar kuda sering diabadikan sebagai logo obat kuat. Bahkan, ada juga mitos yang menceritakan kehebatan Patih Gajah Mada berasal dari kegemarannya menyantap daging kuda saban hari.

Salah satu penjaja sate kuda di Kota Sragen adalah Warung Makan Sate Kuda Mbak Yuni yang berada di Kios Renteng sebelah selatan alun-alun.. Warung sederhana yang dikelola oleh Mbak Yuni ini, tiap harinya selalu menyediakan berporsi-porsi sate kuda dan aneka masakan dari binatang kuda.

Menurut Yuni, para pembeli sate kuda ini merupakan konsumen khusus. Tidak semua orang suka dengan sate kuda. Selain jenis makanan seperti ini belum familier, kebanyakan yang mencari masakan ini adalah orang-orang yang percaya pada khasiat khasiat daging kuda. Selebihnya, adalah orang-orang yang penasaran dan orang-orang yang memang telah biasa mengonsumsinya.

’’Daging kuda itu memiliki banyak khasiat, salah satunya adalah untuk menambah stamina dan gairah. Di luar itu, bisa juga untuk membantu mengatasi risiko asam urat, rematik, kencing manis, asma sampai gatal eksim. Karena kuda termasuk binatang yang suka bergerak, kolesterolnya pun menjadi sangat rendah,’’urai Yuni mengenai khasiat dari masakan yang diolahnya.

Dari sisi bentuk, masakan sate kuda memang tak jauh berbeda dengan sate-sate lainnya. Bentuk sajiannya juga sama, yakni dicelupkan dengan larutan kecap yang telah dilengkapi dengan berbagai macam lalapan. Yang sedikit berbeda barangkali hanya masalah rasa. Daging kuda memiliki rasa agak manis dibanding daging-daging lainnya.

Untuk mendapatkan daging kuda, Yuni mengaku tidak bisa memerolehnya di Sragen. Setiap tiga hari sekali dia harus pergi ke Desa Segarayasa Pleret Bantul Yogyakarta, karena di sanalah daging-daging kuda terbaik tersedia. Dari segi penjualan, perharinya Yuni bisa menghabiskan lima kg daging kuda.

Daging kuda untuk sate tidak bisa sembarangan. Harus daging has dalam. Bagian tersebut, menurut Yuni, adalah bagian terempuk dari keseluruhan daging kuda. “Kalau daging sapi, biasanya ada di bagian lulur dalam,” ujarnya.

Selain sate daging kuda, Yuni juga menyuguhkan sate zakar kuda. Namun, untuk mendapatkannya, pembeli harus memesan terlebih dulu. Satu zakar kuda bisa menjadi beberapa tusuk sate. “Cukup mahal harganya karena harga zakar mentahan mencapai Rp 70.000,” ujarnya. Proses memasaknya juga lebih sulit karena bisa menghabiskan dua liter minyak tanah agar daging lebih empuk.

Tapi perlu dicatat, di balik beragam khasiat sate kuda ini ternyata kadang ada juga efek sampingnya yaitu bisa menyebabkan darah tinggi. Meskipun bisa saja efek ini tidak terjadi pada semua orang. (N.Hart)

Mantan Pedagang Asongan Pasar Bunder Bagikan 1.200 Paket Sembako Bersama Artis Ibukota

Masa-masa Ramadan biasanya banyak digunakan umat muslim untuk berbagi atau beramal. Momen Ramadan, sepertinya tak ingin dilewatkan begitu saja oleh umat Rasulullah SAW. Di dalam berbagi, ada yang memberikan makanan berbuka puasa, pembagian Sembako dan lain-lain. Mantan pedagang asongan Pasar Bunder, Pujono Bayu Elly Effendi juga rupa-rupanya ingin ikut berbagi. Pada Jumat (20/8), Bayu membagikan sebanyak 1.200 paket sembako bagi para kuli gendong, para tukang becak di sekitar Pasar Bunder dan sejumlah kaum fakir miskin di wilayah Kecamatan Sragen. Dalam pembagian sembako kali ini kian semarak dengan kehadiran sejumlah artis ibukota yang turut membantu Bayu membagikan sembako yang dibelinya dengan menggunakan uang penghasilannya selama tiga bulan sebagai pengusaha kayu.

Seribuan paket sembako itu setara dengan uang senilai Rp 80 juta. Beberapa artis ibukota yang turut meramaikan pembagian sembako itu antaranya, Benni Ruswandi beserta istrinya, Rico Karindra, Edies Adelia dan Shezy Idris. Para artis sinetron itu kebetulan sedang shooting sinetron bertajuk Cinta Putih Dokter Annisa di wilayah Sragen dan menginap di rumah Bayu di Kampung Kuwungsari RT 3/RW XIX, Sragen Kulon, Sragen, Jumat (20/8), sekitar pukul 14.30 WIB.
sumber : solopos

Dari Safari Ramadhan Kecamatan Sragen: TINGKATKAN KUALITAS SPIRITUAL DAN ILMU AGAMA

SRAGEN – Mengisi bulan Ramadahan tahun 1431 Hijriyah yang penuh berkah, Pemkab Sragen kembali melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan. Bupati Sragen H. Untung Wiyono beserta segenap jajaran eksekutif, Jumat (13/8), mengawali perjalanan Safari Ramadhan putaran pertama dalam bentuk Ashar Keliling (Sarling). Bertempat di Pondok Pesantren Al Mukmin, Dukuh Cantel Kulon, Desa Sragen Kulon, Kecamatan Sragen.

Menurut rencana Safari Ramadhan akan dilaksanakan di seluruh kecamatan (20 kecamatan) se-Kabupaten Sragen, di masjid-masjid yang telah ditentukan. Kegiatan Safari Ramadhan dilakukan secara rutin seperti tahun-tahun sebelumnya. Dengan rangkaian peninjauan ke lokasi setempat terutama di rumah tangga kurang mampu sekaligus meninjau infrastruktur. Kemudian diteruskan dengan sholat bersama/berjamaah bersama warga sekitar dan dialog antara warga dengan Bupati.

Dalam dialognya bersama warga Bupati mengatakan pada bulan Ramadhan mencintai umat lebih ditingkatkan. Selain mempertebal dan mengutamakan ibadah untuk mendapat barokah, juga untuk nyambung paseduluran. Hubungan sengan manusia (hablum minna naas) harus dilakukan dengan tulus ikhlas menuju kesempurnaan kebaikan. Begitu juga dalam menjalankan ibadah, dilandasi dengan niat yang sungguh-sungguh dan senang hati. ”Bulan ini adalah kesempatan untuk meningkatkan kualitas spiritual dan ilmu agama,” jelas Bupati.

Safari Ramadhan kali ini, lanjut Bupati, adalah terakhir kali bagi dirinya selama menjabat sebagai pimpinan daerah. Untuk itu jika ada sesuatu hal bisa disampaikan dalam berbagai kesempatan, termasuk pada kegiatan seperti ini. Semua pendapat dan keluhan dari masyarakat merupakan salah satu referensi untuk melanjutkan program pembangunan.

Bupati juga mengingatkan agar selalu berpola hidup sehat, tidak merokok dan mengkonsumsi produk makanan lokal. Ia menekankan pentingnya pola istirahat yang benar dan rajin berolah raga, memperbanyak minum air putih dan memakan sayur-sayuran. Selain itu, tidak diperbolehkan mengkonsumsi minuman mengandung dopping, yang bisa mangakibatkan sakit ginjal dan liver. (Nova_Humas)
 

Pengunjung Online

Support : Creating Website | Kang Lintas | Lintas Daerah
Copyright © 2011. Berita Pulau Seribu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kang Lintas
Proudly powered by Lintas Daerah